BAHAYANYA PERGAULAN BEBAS DI KALANGAN REMAJA
Bahaya Pergaulan Bebas Dari dulu, peringatan tentang Bahaya
Pergaulan Bebas sudah sering dibicarakan oleh banyak pihak. Entah dari orang
tua, guru-guru di sekolah, bahkan pemerintah ikut turun tangan dengan cara
membuat iklan-iklan yang menghimbau untuk menghindari pergaulan bebas.
Pergaulan bebas sendiri diartikan sebagai suatu pergaulan yang tidak memiliki
batasan, mengabaikan norma-norma agama maupun sosial masyarakat. Karena itu,
pergaulan semacam ini cenderung mengarah kepada hal-hal yang negatif, seperti
seks bebas, pemakaian narkoba, kehidupan malam di diskotek atau tempat hiburan,
dan lain-lain. ABG, atau anak baru gede, adalah subyek yang paling banyak
terjun pada pergaulan bebas. Ini bisa dipahami, karena kebanyakan anak muda
seusia mereka memang masih sangat labil. Mereka kadang susah membedakan sesuatu
yang baik dan buruk bagi perkembangan hidup mereka. Apa Saja Bahaya Pergaulan
Bebas?
Inilah
Beberapa contoh bahayanya Pergaulan bebas :
•
Salah satu bentuk pergaulan bebas adalah seks bebas. Seks bebas artinya ada dua
orang melakukan hubungan suami istri tanpa ikatan pernikahan. Anda pasti sudah
bisa menebak apa bahaya pergaulan bebas yang satu ini. Ya, kehamilan di luar
nikah! Hal yang sangat memalukan bagi siapa saja, terutama bagi orang Indonesia
yang masih memegang adat ketimuran.
•
Menurunnya tingkat kesehatan. Anda mungkin agak aneh dengan bahaya pergaulan
bebas yang satu ini, tapi banyak fakta yang sudah mendukungnya. Seks bebas akan
berakibat hamil di luar nikah. Jalan keluar yang banyak diambil adalah
menggugurkan kandungan. Ini jelas-jelas membahayakan kesehatan wanita yang
melakukan. Tak hanya seks bebas, pemakaian narkoba atau konsumsi minuman
beralkohol juga bisa menurunkan kesehatan. Bahkan, ada satu penyakit mematikan
yang mengintai pergaulan bebas. Apa lagi kalau bukan AIDS?
• Bahaya
pergaulan bebas yang sangat fatal adalah kematian. Bahaya mengerikan ini bisa
menimpa siapapun yang melakukan pergaulan bebas. Pengguguran kandungan
terus-menerus atau dengan cara-cara yang tak sesuai aturan medis, over dosis
narkoba dan munuman keras, semuanya pasti berujung pada kematian.
•
Meningkatkan kriminalitas. Bahaya pergaulan bebas yang satu ini bisa saja
terjadi. Bayangkan bila ada seorang pemuda yang mencandu narkoba, di satu sisi
ia harus mengkonsumsi barang haram tersebut, di sisi lain ia tidak punya banyak
uang untuk membelinya karena harganya yang sangat mahal. Mencuri pun langsung
dianggap sebagai jalan keluar terbaik yang paling cepat.
•
Terjerumus dalam satu aktivitas pergaulan bebas, akan mendorong si pelaku untuk
masuk ke aktivitas negatif yang lain. Misalnya, seorang gadis pergi ke hiburan
malam. Di sana ia akhirnya mencoba minuman keras atau narkoba. Ia menjadi
kecanduan, untuk membeli narkoba ia pun butuh uang. Bisa jadi ia akan menjual
tubuhnya (seks bebas) agar bisa membeli narkoba. Akhirnya ia stres dan butuh
sesuatu yang menenangkannya. Lagi-lagi ia mengkonsumsi narkoba. Ia seolah tidak
bisa keluar dari lingkaran pergaulan bebas yang suram.
•
Merenggangkan hubungan keluarga. Seorang anak yang terjebak dalam pergaulan
bebas, cenderung memiliki emosi yang meledak-ledak. Ia akan jarang di rumah,
jarang berkumpul dengan keluarga. Bahkan rasa hormat pada orang tuanya pun bisa
hilang.
•
Menurunnya prestasi, baik prestasi akademik di sekolah maupun prestasi
pekerjaan bagi yang sudah bekerja. Hal ini tentu saja bisa terjadi apabila
seseorang lebih memilih untuk pergi ke hiburan malam, kehilangan konsentrasi
akibat minuman keras dan narkoba yang berakibat nilai akademik atau
produktivitas kerja menurun.
• Dosa.
Hal yang abstrak ini sudah jelas di depan mata apabila nekat terjun ke
pergaulan bebas. Akibat menanggung dosa ini mungkin tidak akan kita rasakan di
dunia. Namun setelah kematian menjemput, dosa akan mengantarkan kita pada
sesuatu yang sangat mengerikan, yaitu neraka. Itu adalah beberapa contoh bahaya
pergaulan bebas. Sudah sering dikumandangkan, tapi tetap saja banyak yang
terjerumus ke sana. Ada banyak hal penyebab kenapa seseorang terjebak pada
pergaulan negatif tersebut. Apapun penyebabnya, peran keluarga dan orang-orang
terdekat sangatlah penting. Hendaknya orang tua menanamkan pemahaman agama
sejak dini, mengontrol putra-putri mereka, dan menjalin komunikasi yang baik.
Bila sudah seperti ini, lingkaran pergaulan bebas bisa dihindari dengan mudah.
● Memperburuk
masa depan, jika anak/remaja sudah terkena pergaulan bebas maka masa depannya akan
buruk karena bisa jadi anak itu akan lebih mementingkan pergaulannya itu dari
pada pendidikan/masa depannya.
Jadi
sebenernya semua itu tergantung kepada kedua orang tua nya jika orang tua nya
tidak membebaskan anak nya itu dan memberi nasihat/pendidikan yang baik semenjak
iya masih dini maka kemungkinan anak tersebut tidak akan terkena pergaulan
bebas.
SEMOGA ARTIKEL INI BISA BERMANFAAT
UNTUK ORANG TUA / REMAJA YANG MEMBACANYA J trms……….